OFFICIAL FORUM ROMANSA TERBESAR DI INDONESIA

saat ini anda Saat ini anda mengakses forum INDOROMANCE sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi member INDOROMANCE. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk mengunduh ebook kami, mengirim pesan teks, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis. Jadi jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas kami sekarang! Silahkan daftar dan langsung log in untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Anda belum log in, silahkan klik ''log in'' dibawah ini...
Jika belum me-register, silahkan register terlebih dahulu dengan klik ''register'' dibawah ini...


*Dapat-kan fitur² rahasia di Forum INDOROMANCE, jika anda meningkatkan jumlah postingan anda...

Segera >KLIK REGISTER< ( tidak sampai satu menit )

''register''


Terima Kasih

Reza De Lavega
Admin INDOROMANCE

bosan menjadi niceguys? pelajari kehidupan alpha male sekarang juga


    self positioning

    Share

    admin
    Instruktur Utama
    Instruktur Utama

    Male Jumlah posting : 1388
    Join date : 20.07.10
    Age : 29

    self positioning

    Post by admin on Thu Nov 11, 2010 7:53 pm

    POSITIONING DIRI

    Sekarang sudah waktunya Anda mengenali diri sukses Anda yang masih tidur di dalam diri. Anda bisa membantu membentuk diri yang sukses di dalam dengan memosisikan diri berdasarkan kesadaran akan mindset sukses dan rasa syukur yang besar. Sangat sulit bagi setiap orang untuk menilai diri sendiri dengan obyektif karena sering kali perasaan-perasaan subyektif sangat dominan. Bisa saja Anda menilai diri sebagai seorang yang bermindset positif dan pemberani, namun bisa saja tindakan-tindakan Anda banyak yang didasarkan oleh perasaan takut dan khawatir. Sekarang mari kita menciptakan suatu citra diri yang baru. Lepaskan segala macam pengenalan diri yang telah Anda akui sebagai diri sendiri. Lepaskan stigma-stigma yang secara tidak sadar Anda bawa ke mana-mana, seperti “anak kampung,” “orang bodoh,” “kurang berpendidikan,” dan lain-lain. Dengan sadar pandanglah diri Anda sebagai sepotong kertas putih yang bisa Anda lukis sendiri. Dalam istilah pemasaran, ini adalah positioning and branding. Seperti apa posisi maupun brand yang ingin Anda sampai kepada dunia?
    Tanggalkan segala perasaan sungkan, malu, dan kurang percaya diri. Tanamkanlah anggapan bahwa Anda orang yang serba bisa. Dengan mindset sukses yang sudah disadari penuh, sudah waktunya Anda memberikan obyektif (tujuan) dalam posisi yang tercermin di dalam citra (brand) Anda. Ingat ada tiga elemen: tujuan, posisi, dan citra. Tujuan hidup ini yang juga disebut sebagai obyektif, mencakup lingkungan luar dan masyarakat yang memberi makna besar bagi semua perbuatan kita. Dalam Ilmu Pemasaran, positioning mencakup target audiens dari produk maupun jasa yang diperjualbelikan. Dalam konsep sukses yang dibahas dalam buku ini, positioning jelas juga mencakup lingkungan internal yang hendak Anda gauli secara intens. Dengan kata lain, jenis-jenis kelompok macam apa yang hendak Anda masuki di mana Anda akan dikenal sebagai diri yang sepenuhnya dan mampu menghasilkan diri yang melebihi rata-rata?
    Positioning yang tepat merupakan tanah yang subur untuk tumbuh menjadi pribadi dengan segala kelebihannya. Tujuan hidup ini harus bersifat positif dan tidak mencelakakan orang lain serta tidak mementingkan diri sendiri. Misalnya, jangan sekali-kali Anda membuat tujuan hidup untuk meningkatkan gengsi sebagai seorang pebisnis sukses. Bukan itu, Anda melakukan bisnis maupun bekerja di bidang apa pun bukanlah untuk hal-hal yang meninggikan gengsi saja. Vanity seperti itu bisa mendatangkan celaka jika Anda tidak berhati-hati. Jadi, sangat berbeda hasilnya. Tujuan hidup yang mencelakakan orang lain maupun meninggikan gengsi akan menjatuhkan Anda di masa depan, maka berhati-hatilah dalam menentukan tujuan hidup. Ingat elemen-elemennya: kita semua adalah bagian dari alam, maka perbuatan baik kepada alam akan membawa hasil yang baik pula di masa depan.
    Keberanian untuk memosisikan diri seperti ini juga memerlukan proses yang cukup panjang, namun perlu dimulai dengan satu tekad yang bulat: lakukan sekarang juga. Bisa pula tujuan hidup ini untuk menolong orang-orang terdekat Anda, seperti untuk membesarkan anak-anak maupun membantu membiayai kehidupan kakek dan nenek Anda. Terserah Anda, tidak ada satu formula yang paling benar, namun yang jelas haruslah bertujuan mulia dan sesuai dengan hati nurani terdalam. Jangan pula termakan segala macam kebiasaan lama dan ajaran keluarga serta kultur yang salah membelenggu niat baik Anda kepada alam semesta ini. Agama maupun ajaran spiritual apa pun pasti merestui niat baik dari yang mendasari setiap tindakan kita, termasuk tindakan dalam menemukan sukses. Intinya, untuk menemukan mindset sukses di dalam diri, tujuan hidup Anda perlu ditujukan untuk kebaikan masyarakat di luar diri Anda sendiri. Mengapa? Karena kita semua adalah bagian dari lingkungan yang lebih besar. Poin ketiga dalam bab ini adalah membangun citra. Tujuan hidup mulia merupakan dasar dari posisi di dalam masyarakat yang akan memaksimalkan talenta dan kepribadian. Posisi sendiri perlu didukung oleh image alias citra.
    Nah, bagaimana citra yang ingin Anda tonjolkan kepada dunia? Jika Anda menganggap ini tidak sahih karena setiap orang mesti jujur dengan diri sendiri dan orang lain, mohon baca dengan seksama. Pertama, citra ini merupakan salah satu fondasi dari mindset supaya semua tindakan kita didasarkan olehnya, bukan untuk menipu siapa pun. Kedua, citra ini membangun lingkaran-lingkaran positif berdasarkan nilai-nilai positif yang kita bangun. Ketiga, tentu kita sebagai manusia tidak bisa 100% memenuhi citra positif kita, karena kita punya perasaan bermacam-macam ragamnya, yang kadang-kadang bisa muncul ke permukaan tanpa kita inginkan. Jadi, citra apa yang ingin kita tonjolkan kepada dunia itulah yang akan pertama kali ditangkap oleh dunia luar. Citra merupakan harapan positif akan diri kita yang kita tonjolkan ke luar. Jadi, jangan pula mengatakan bahwa “saya tidak sebaik citra yang saya tonjolkan” karena semua orang termasuk Anda pasti juga demikian. Namun, apakah karena kita semua tidak akan bisa 100% memenuhi citra diri kita yang positif, maka sebaiknya kita tidak mendefinisikannya? Tidak juga. Kita perlu membuat suatu cetak biru akan diri kita yang akan selalu mengingatkan kita untuk berbuat sesuai dengannya. Berusahalah menjalankannya dengan sebaik mungkin.
    Beberapa pilihan “citra diri” yang bisa dipertimbangkan termasuk yang berikut ini, namun sebenarnya masih banyak yang lainnya yang bisa Anda tambahkan sendiri.

    Jujur
    tekun, rajin, giat
    Pandai
    cermat
    ikhlas
    penampilan menarik
    pandai bergaul
    luas pengetahuan
    berwibawa
    bertanggungjawab
    Cerdas
    Berjiwa pemimpin
    Kepribadiannya menarik
    Berkelas
    Ramah dan murah senyum
    bahagia

    Namun jangan masukkan “sukses” dan “kaya” ke dalam “citra diri” yang sedang Anda rancang karena kebebasan finansial dan pengakuan sebagai seorang sukses merupakan hasil akhir dari kombinasi beberapa citra diri. Contohnya adalah pintar-berkelas-baik hati. Gabungan ketiganya adalah “citra sukses” yang ingin Anda tonjolkan kepada dunia. Silakan mencobanya sekarang juga.
    Lalu apa lagi? Cetak biru citra diri Anda hendaknya menjadi pegangan ketika Anda mengalami konflik di dalam diri Anda. Nah, dalam keadaan seperti ini, gunakan citra diri Anda sebagai instrumennya. Tanya ke dalam diri Anda, niscaya hidup Anda akan mempunyai kompas yang lebih jelas dan hati akan menjadi semakin damai karena mengenal diri sendiri lebih baik. Apa yang akan dilakukan oleh seorang pintar dalam keadaan seperti ini? Apa yang akan dilakukan oleh seorang “berkelas” dalam keadaan seperti ini? Apa yang akan dilakukan oleh seorang baik hati dalam keadaan seperti ini? Apa yang akan dilakukan oleh seorang pemberani dalam keadaan seperti ini?

      Similar topics

      -

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 10:59 am