OFFICIAL FORUM ROMANSA TERBESAR DI INDONESIA

saat ini anda Saat ini anda mengakses forum INDOROMANCE sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi member INDOROMANCE. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk mengunduh ebook kami, mengirim pesan teks, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis. Jadi jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas kami sekarang! Silahkan daftar dan langsung log in untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Anda belum log in, silahkan klik ''log in'' dibawah ini...
Jika belum me-register, silahkan register terlebih dahulu dengan klik ''register'' dibawah ini...


*Dapat-kan fiturĀ² rahasia di Forum INDOROMANCE, jika anda meningkatkan jumlah postingan anda...

Segera >KLIK REGISTER< ( tidak sampai satu menit )

''register''


Terima Kasih

Reza De Lavega
Admin INDOROMANCE

bosan menjadi niceguys? pelajari kehidupan alpha male sekarang juga


    pujian 1 menit

    Share

    admin
    Instruktur Utama
    Instruktur Utama

    Male Jumlah posting : 1388
    Join date : 20.07.10
    Age : 29

    pujian 1 menit

    Post by admin on Mon Aug 01, 2011 3:48 pm

    Adalah hal yang masuk akal, bahwa anda tidak dapat menjadi manajer yang
    efektif jika anda dan orang-orang anda tidak yakin akan apa yang
    diperintahkan kepada mereka untuk mereka lakukan. Namun, pekerjaan
    manajer satu menit belum selesai hanya karena anda telah menetapkan
    sasaran satu menit. Manajer satu menit tahu bahwa akan lebih mudah bagi
    karyawan untuk melakukan sesuatu dengan baik jika karyawan mendapatkan
    umpan balik yang jelas tentang cara karyawan melakukan sesuatu.

    Segera setelah menetapkan sasaran satu menit, manajer satu menit
    mengadakan "kontak dekat" dengan karyawannya. Caranya adalah dengan mengamati
    aktivitas dengan sangat dekat. Manajer satu menit tidak pernah tampak
    sangat jauh dari karyawannya. Selanjutnya mereka memerintahkan karyawan
    untuk membuat catatan terinci mengenai kemajuan-kemajuan yang diminta.
    Pada awalnya mungkin karyawan akan merasa bahwa pekerjaannya sedang
    dimata-matai, namun inti dari "kontak dekat" ini adalah MANAJER SATU MENIT
    BERUSAHA MEMBANTU KARYAWAN MENCAPAI POTENSI PENUH DAN MENDAPATI KARYAWAN
    MELAKUKAN SESUATU DENGAN BENAR.

    Banyak manajemen, di saat mereka menerima karyawan baru, melakukan
    hal-hal berikut ini. Mereka menyambut karyawan baru dengan suka hati, mengajak
    berkeliling perusahaan, memperkenalkan dengan semua orang, mengantar ke
    tempat kerjanya, kemudian meninggalkan mereka sendirian. Manajemen
    mengamati karyawan baru itu, dan jika ia melakukan kesalahan, ia disikat. Ini
    adalah gaya kepemimpinan yang paling populer yang disebut dengan "tinggalkan
    lalu sikat" atau "tinggalkan lalu minta ia bekerja sebaik-baiknya". Tapi cara
    ini sama sekali tidak memberikan produktivitas baik.

    Manajer satu menit menekankan pada hal yang positif. Mereka berusaha
    mendapati karyawan melakukan sesuatu dengan benar, untuk kemudian
    melontarkan "Pujian Satu Menit". Saat mereka mendapati karyawannya
    melakukan sesuatu dengan benar, mereka mendatangi dan berbicara pada karyawan
    mereka. Seringkali dengan menaruh tangan di bahu karyawan dengan sikap ramah.
    Mereka melakukan hal ini dengan penuh kepedulian, karena mereka tahu dengan
    tepat apa yang semestinya dipuji.

    Mereka tidak serta merta menempatkan diri mereka pada posisi mereka
    sendiri, namun juga pada posisi karyawan. Karenanya, mereka menunjukkan sikap
    tulus dan kosisten. Dan ini sangat dihargai oleh karyawan mana pun. Itu semua
    dilakukan dalam waktu satu menit. Manajer satu menit tidak perlu memuji
    seseorang panjang lebar. Kepedulian dan ketulusan mereka jauh lebih
    berharga ketimbang panjang lebarnya kata-kata pujian.

    Inti terpenting dari rahasia kedua dari Manajer Satu Menit adalah bahwa
    manajer yang efektif haruslah bertindak juga sebagai seorang pelatih
    yang baik. Mereka terus-menerus berusaha menumbuhkan potensi penuh dari
    karyawan, terutama bila karyawan menghadapi tugas-tugas baru. Kunci untuk
    melatih
    seseorang melakukan sesuatu tugas baru, pada mulanya, adalah menangkap
    mereka melakukan sesuatu yang kurang lebih benar sampai akhirnya mereka
    dapat belajar melakukannya dengan tepat. Sebenarnya kita menggunakan
    konsep pelatihan seperti ini di saat berhadapan dengan anak-anak dan hewan.
    Tetapi kita agak melupakannya bila kita berurusan dengan orang dewasa. Padahal
    hal ini sangatlah alamiah.

    Dengan menjadi seorang pelatih yang baik, maka manajer satu menit selalu
    mempunyai orang-orang yang terbaik baginya. Itu juga berarti bahwa bukan
    hal yang mencemaskan bahwa jika banyak karyawan-karyawan terbaik mereka yang
    meninggalkan manajer satu menit untuk menjalankan operasinya sendiri.
    Justru dengan terjadinya perputaran karyawan, perannya sebagai pelatih telah
    dilakukan dengan baik.

    Jadi memberikan pujian satu menit hanya buah dari sebuah usaha panjang
    yang dimulai dari mengamati karyawan dari dekat, meminta karyawan menilai
    kemajuan-kemajuan mereka sendiri, berusaha mendapati karyawan melakukan
    sesuatu dengan benar, memberikan umpan balik positif dan kemudian
    memberikan pujian satu menit. Anda tidak dapat memuji secara efektif dan tulus,
    jika anda tidak mengikuti seluruh proses kerja karyawan anda. Pujian satu
    menit adalah alat efektif untuk menumbuhkan potensi karyawan dan menjadikan
    karyawan merasa nyaman akan diri mereka sendiri.

    Pujian Satu Menit dapat berhasil baik, jika anda:

    1. Jauh-jauh hari mengatakan pada karyawan anda bahwa anda akan
    memberikan umpan balik pada mereka mengenai bagaimana cara mereka bekerja.

    2. Memuji karyawan dengan segera.

    3. Mengatakan kepada karyawan secara spesifik dan jelas tentang apa yang
    telah mereka lakukan dengan benar.

    4. Mengatakan pada karyawan betapa senangnya perasaan anda atas
    pekerjaan mereka yang benar. Betapa hal ini sangat membantu organisasi dan
    karyawan lain dalam mencapai kemajuan.

    5. Berhenti sejenak dan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk
    merasakan betapa senangnya perasaan anda.

    6. Menganjurkan mereka untuk melakukannya lebih sering lagi.

    7. Berjabat tangan atau menunjukkan sikap tulus dan ramah bahwa anda
    mendukung kesuksesan karyawan dalam organisasi.

    Masih ada rahasia ketiga dari Manajer Satu Menit yang perlu diungkap di
    bab berikutnya. Itu berarti penentuan sasaran dan memberikan pujian satu
    menit masih harus ditunjang dengan langkah ketiga, yaitu "Teguran Satu Menit".


      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 8:53 am